Wednesday, February 18, 2009

The Case is On




Baru saja Andra menghabiskan teh manisnya yang sudah dingin saat itu, tiba-tiba terlihat sebuah email baru masuk ke dalam inbox Andra. Kali ini terlihat kilatan energy dari mata Andra melihat email tersebut, hampir persis seperti ketika dia baru masuk lawfirm tersebut tiga tahun yang lalu, walau mungkin hanya 40-30%-nya saja. Hanya saja masih lebih mending dibandingkan dua tahun yang lalu, dimana email masuk saja sudah bisa membuat Andra stress, dan bukan hanya email masuk, bahkan suara telepon, ketukan di pintu atau derap langkah kaki saja bisa membuat Andra benar-benar dilanda ketegangan yang luar biasa. Lho kok bisa?
Tiga tahun yang lalu, Andra hanyalah fresh graduate yang masih cupu, dari Bandung dia mengadu peruntungannya di ibukota ini. Beruntung dia adalah lulusan dari salah satu universitas favorit, ditunjang nilai IPK yang di atas minimal, sehingga tidak terlalu sulit mendapatkan panggilan kerja. NVP adalah lawfirm kesekian belas yang pernah dia lamar dan ketiga kali yang memanggilnya untuk tes. Di dua lawfirm sebelumnya, yang lebih besar dari NVP, Andra gagal, walau men-justifikasi nasib sebagai biang keladi, pada kenyataannya memang Andra kurang persiapan dan pengalaman dalam menghadapi tes dan wawancara. Pengalaman dan jam terbang yang membuat Andra lolos diterima di NVP. Andra masih ingat betul saat dia wawancara dengan kedua partners, tak ada pertanyaan mereka yang tidak bisa Andra jawab, everything was so predictable then. Andra hapal dan yakin betul jawaban-jawaban yang menyelamatkan dia lolos tes di NVP, seperti ketika dia menjawab bahwa dia siap untuk selalu pulang malam bahkan menginap di kantor kalau memang itu diperlukan dan yang lebih meyakinkan lagi adalah jawabannya tentang menjadi lawyer adalah cita-citanya…”because lawyer is the first class citizen everywhere in the world” dan membuat para partners manggut-manggut tanda setuju. Tahun pertama Andra bekerja, para partners sudah menempatkan Andra dalam kasus yang paling besar dan complicated saat itu, yaitu kasus pembelian salah satu sumber energi terbesar di negeri ini yang dapat memasok hingga ke tiga pulau terbesar. Andra menjadi junior associate dalam tim bersama seorang senior associate dan seorang associate. Kedua seniornya tersebut kini telah hijrah dibajak oleh lawfirm pesaing yang lebih besar setelah menangani kasus tersebut. Hal ini menyebabkan suasana sedikit memanas waktu itu, karena banyak sekali associates yang mengincar kasus ini. Para partners menempatkan Andra pada kasus ini bukan tanpa pertimbangan, karena memang mereka menilai Andra sebagai salah satu rookie yang tengah mereka persiapkan, hal ini didasarkan pada nilai tes tertulis Andra yang berada di 5 besar dan hasil wawancara Andra yang excellence. Mereka melihat potensi yang sangat besar dalam diri Andra. Dan hal ini memang tidak disia-siakan Andra, kepercayaan yang dia pegang dan bayar. Tidak pernah ada complaint signifikan mengenai pekerjaan Andra dan di akhir kasus para senior memberikan penilaian excellence pada isian 360° feedback. Walaupun ditengah-tengah itu banyak ujian menerpa, kelelahan yang luar biasa, karena Andra juga harus mengerjakan kasus tambahan lain di luar kasus utama dan dari partners yang berbeda, waktu yang dihabiskan untuk bekerja membuatnya sedikit asosial, dan stress yang membuatnya sakit tipus dan nyaris lever. Setiap hampir 20 menit sampai setengah jam email atau telepon masuk, dan semua isinya adalah pekerjaan yang harus diselesaikan. Setiap ada waktu partners selalu masuk ke ruangan secara tiba-tiba hanya untuk membicarakan pekerjaan atau mengecek kedisiplinan associates-nya. No pain no gain and he reap what he sow nowadays.
“Hmmm…akhirnya masuk juga nih email bukaan kasus” gumam Andra dalam hati. Tangan Andra mulai menggerakkan mouse dan membuka email yang baru saja diterimanya.
From : notosastro
To : andra
Cc : verdinand; dewiputri; mahaka; indrajati; roni; eka; ahmad ghani; evita; olivia
Subject : C-INF-1007-004 InnovaFood – the Case is On J
Dear all,
Please be advised that yesterday we had a deal with PT. InnovaFood to handle its case in relation to the trademark assignment transaction and all legal matters relating to it. They have signed our offering and power of attorney. I have opened the case and made the case code as you may see in the subject. As usual, please kindly always type the case code in every subject of your correspondences, both internal and external.
For this case, I appoint Andra and his team to be the handling lawyers. Good luck team J I always believe in you all. Please kindly do your case accomplished efficiently and effectively, do not robe your client since it might not come back to you anymore.
I have also opened the timesheet for this case, guys, please be discipline to fill in the timesheet, since it is our ammo :p. I welcome all partners to see the minutes of meeting which will be shared by Olivia later on.
That is all… vini, vidi, vici…
Regards,
Notosastro
Inilah email bukaan kasus yang digumamkan Andra tadi, semacam pengumuman dan penunjukkan, bahwa kasus sudah dimulai dan siapa yang menangani kasus tersebut. Email ditujukan kepada kordinator tim, sementara cc ditujukan kepada semua partners, anggota tim, office manager dan sekretaris partner pemberi kasus serta sekretaris kordinator tim. Email rata-rata ditulis dalam bahasa Inggris untuk membiasakan lawyers memakainya dalam pekerjaan sehari-hari. Pada kolom subject untuk kasus selalu harus dicantumkan kode kasus, hal ini untuk memudahkan mampu telusur dalam administrasi dan perhitungan jumlah jam yang akan ditagihkan kepada klien nantinya. Kode C berarti Chargeable yang artinya kasus ini bernilai uang dan dapat ditagihkan kepada klien. Kode INF berarti kependekan nama klien yaitu diambil dari InnovaFood. Kode 1007 berarti kasus ada di bulan ke-10 tahun 2007. Kode 004 berarti nomor urut kasus ini adalah yang ke-4 di bulan tersebut. Kode InnovaFood adalah nama perusahaan yang tengah menjadi klien. Kode tersebut di atas harus selalu dicantumkan dalam setiap korespondensi yang dilakukan, baik internal maupun eksternal.
Setiap partner punya style-nya masing-masing dalam menulis email bukaan kasus ini. Notosastro biasanya membuka dengan memberikan semangat dan kepercayaan kepada tim tertunjuk. Walau lama-lama mereka menganggap itu sebuah ke-standar-an. Dan biasayanya ditutup dengan vini-vidi-vici yang oleh Andra selalu dibalas dengan citius-altius-fortius agar seimbang dan jadi berbau olahrgaga. Yang menarik adalah Time Sheet atau selalu diplesetkan dan diterjemahkan oleh Andra menjadi Tai Waktu. Time Sheet adalah semacam pencatatan jumlah waktu yang digunakan oleh masing-masing lawyer. Berbentuk table yang berisikan kode-kode jenis pekerjaan yang dikerjakan oleh lawyers. Time Sheet ini ibarat argo dalam taxi untuk menunjukkan berapa km yang telah ditempuh taxi dan berapa jumlah uang yang harus dibayar oleh penumpang. Makanya orang awam sering bilang lawyers pakai argo kuda, sekali ngomong argonya langsung jalan dan kencang pula. Time Sheet terdiri dari beberapa kode jenis pekerjaan. Yang pertama kode C, berarti Chargeable, digunakan untuk jenis pekerjaan yang berhubungan dengan kasus dari klien dan bernilai uang serta dapat ditagihkan. Kode C ini berhubungan dengan fee structure yang hourly basis atau lump sump. Jika hourly basis, maka setiap detiknya akan dimasukkan ke dalam Time Sheet dengan kode C. Sedangkan untuk lump sump biasanya sudah dihitung paket dan memudahkan dalam pengisian Time Sheet, karena setiap orang tidak perlu lagi mengisi Time Sheet setiap habis mengerjakan pekerjaan, wong sudah diisikan dari awal, namun paling tidak terlalu favorit soalnya jumlah jamnya sudah dipatok dan bisa diperkirakan. Yang termasuk ke dalam kode C ini macam-macam sepanjang berhubungan dengan kasus dari klien, seperti menerima maupun menelepon, riset, meeting, men-draft email, laporan, perjanjian, me-review email, laporan, perjanjian, dokumen, bahkan hingga waktu di perjalanan pun bisa ditagihkan. Makanya adagium “Time is Money” sangatlah relevan. Kode berikutnya adalah NC berarti Non Chargeable, digunakan untuk jenis pekerjaan yang tidak berhubungan dengan kasus dari klien, seperti misalnya meeting internal yang tidak berhubungan dengan kasus, acara makan-makan kantor, tugas riset dari partners dan senior associates, pelatihan dan lain sejenis. Kode berikutnya adalah PD yaitu Personal Development yang berarti sedang nganggur gak ada kasus yang Chargeable, tapi waktu harus tetap digunakan dengan baik jadi gak makan gaji buta, yaitu dengan mempelajari buku-buku untuk pengembangan kemampuan diri. Setiap lawyer diberikan target berapa banyak jumlah jam dalam kode C yang harus mereka kumpulkan di akhir tahun. Untuk junior associates jumlah jam kode C yang harus dikumpulkan dalam setahun adalah minimal 524 jam atau rata-rata sehari kerja adalah 2 jam. Associate seperti Andra diharuskan minimal mengoleksi 792 jam kode C atau rata-rata sehari adalah 3 jam. Senior Associate minimal harus mengumpulkan poin 1056 jam kode C setahun atau rata-rata sehari adalah 4 jam. Sementara partners hitungannya lain, mereka masing-masing minimal harus mendapatkan 12 klien dalam setahun dan mengoleksi jam kode C yang sama seperti Associate. Para lawyers seringnya tidak disiplin dalam mengisi Time Sheet ini karena memang merepotkan. Padahal mereka tinggal telepon sekretaris saja untuk memasukkan ke dalam Time Sheet mereka, itupun masih kurang disiplin. Hingga saat ini Andra sudah mengoleksi 3168 jam lebih kode C atau rata-rata 4 jam dalam sehari, sudah selayaknya Andra promosi menjadi senior associate.
“Guys, have you read the minutes of meeting and Sastro’s email?” tanya Andra kepada Roni dan Eka
“Tentulah mas, siap sedia nih!” Roni
“Yoi mas, ready to drink deh he…he…” Eka
“Jus kale…” seloroh Roni
“Biarin… aku kan juicy” balas eka
“Lu lagi ngerjain case apa sekarang Ron?” Andra
“Pendirian rep office sama joint venture mas, tapi udah mau close kayanya dalam tengah bulan ini” Roni
“Jadi gak overload lah ya?” Andra
“Ndak lah kayaknya mas… ngejar setoran juga lagian nih he…he…” Roni
“Kalau lu Ka?’ Andra
“Bantuin mas Roni mas… terus ada tambahan tugas dari Pak Sastro soal rank of payment, aku musti present di meeting kita akhir bulan nanti” Eka
“Yahh bisa lah berarti yah kalian…he…he… lagian dari gue kan kalian belum dapat bagian lagi selepas case merger akhir bulan lalu. Nah sekarang gue beri lagi nih. Lagian harusnya gak susah-susah amat kasus ini kok” Andra
“Siap bos!” Roni dan Eka serempak
“Masalahnya pasti aku disuruh ngerjain LDD lagi nih… bosenin juga tuh kerjaan” keluh Roni
“Lha… udah resiko kali, lagian tuh ada si Eka, lu berdayain aja dia… ya kan Ka?” Andra
“Selalu siap sedia mas ha…ha…ha… lagian baru dua kali aku ngerjain LDD, masih tokcer lahhhh…” Eka
“Nah itu yang mau gue pancing dari lu… kesediaan tulus penuh semangat…ha…ha…ha…” Roni
“Ya udin…semua udah oke kayaknya…. Kita mulai bagi-bagi yah… Ron dan Eka … lu bedua siap-siap kerjain LDD yah, gue entar minta si Oliv bikin cover letter appointment ngerjain LDD ke sana and kasih tau mereka buat siapin dokumen-dokumen yang kita butuhin. Please do some research yah, gue mau tau soal peralihan merek seperti apa prosesnya terus juga soal apa aja yang diperlukan kalau kita mau bikin pharmacy manufacturing and distributon, ketentuannya gimana lengkap dengan semua prosedurnya yah. Soal pembagian tugasnya lu pikirin ya Ron. Whilst gue akan back up si bos kalau diperlukan dalam meeting-meeting mereka, ngerjain MoU dan incorporate kerjaan kalian. Terus setelah kepastian meeting dan deal dengan pihak counterpart, kita siap-siap lagi buat LDD di mereka” Andra melakukan pendelegasian dengan sigap.
“Oke bosss… tapi nanti nunggu kepastian dulu yah dari hasil meeting mas nanti?” Tanya Roni
“Yup…entar gue pencet deh tombolnya” Andra
“On our mark Sir!!” Roni
“Lari dong…” seloroh Eka
Tuuutt….tuutt…tuutt…tuutt…
“Halo… Andra’s speaking” Andra menjawab panggilan telepon
“Ndra… tadi gue ditelepon Pieter, dia minta kita ke kantornya besok siang after lunch, kita bakal ketemu juga sama Direksi LabMedika, lu siap-siap yah!” Notosastro di line seberang
“Oke Pak, anak-anak sudah saya kasih preliminary brief Pak, jadi mereka bisa siap-siap juga untuk gerak” Andra
“Good, sampai jumpa besok siang yah” Notosastro
“Oke Pak” jawab Andra diakhiri dengan menutup telepon
“Ready guys… the case in on now!!!”

No comments: